Tukang Tambal Ban
Pernah suatu ketika ban motor saya kempes saat akan pergi ke sekolah. Waktu menunjukan pukul setengah tujuh. Saya takut kalau-kalau saya terlambat sekolah Sambil menuntun sepeda motor, saya berjalan menulusuri jalan untuk mencari tukang tambal ban. “Ada apa mas?” tanya seorang pemuda yang duduk-duduk di depan rumah. “Ban saya bocor. Daerah sini mana ya, tukang tambal ban yang sudah buka?” tanya saya. “ Wah masih pada tutup semua mas!” jawab nya. “Makasih mas!” ucapku, sambil menghela nafas Akhirnya saya menemukan tukang tambal ban, yang sedang menambal ban sebuah motor… ”Alhamdulillah…. ” batinku denga rasa senang yang luar biasa, sambil menuntun motor ku dengan semangat. Rasa capek ku serasa hilang. Sambil menunggu tukang tambal ban menyelesaikan pekerjaannya, saya merenung, betapa mulianya pekerjaan bapak tukang tambal ban tersebut,… karena saya baru merasakan bahwa sangat berharganya keberadaan mereka…! Coba kalo tidak ada mereka…? Mungkin saya akan terlambat. ...